Apa itu "Pips"? Cara menghitung Pips dalam Trading Forex?

Sering mendengar cerita mengenai investasi dan trading sehingga Anda ingin mencobanya? Anda datang ke website yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai Forex trading. Selamat membaca!

Apa itu Pips?


Jika Anda ingin memulai Trading Forex, salah satu hal yang harus Anda pahami adalah mengenai Pips. Mari kita mulai dengan membahas pertanyaan yang pasti dipertanyakan oleh para pemula Trading, apa itu Pips? Pips merupakan sebuah singkatan, kepanjangannya adalah Percentage in point atau dalam Bahasa Indonesia, persentase dalam poin.


Pips merupakan istilah yang digunakan oleh para Trader Forex ketika mereka membicarakan mengenai selisih harga beli dan harga jual dalam Trading untuk membahas dan menghitung keuntungan dan kerugian yang didapatkan dari aktivitas Trading yang mereka lakukan.


Disini dapat kita simpulkan bahwa Pips adalah perhitungan perubahan atau selisih harga jual dan harga beli; atau satuan poin terkecil perubahan harga di dalam Forex trading.


Seperti yang Anda ketahui, dalam Forex Trading, Anda menggunakan pasangan mata uang (currency pairs) untuk melakukan Trading. Setiap pasangan mata uang terdiri dari base currency dan quote currency. Base currency adalah mata uang yang menjadi dasar perhitungan mata uang kedua yang biasanya disebutkan pertama sebelum simbol “/”, sedangkan quote currency (biasa disebut juga dengan counter currency) adalah mata uang yang biasanya disebutkan setelah mata uang pertama dan setelah simbol “/” dalam pasangan mata uang.


Sebagai contoh, mari kita perhatikan pasangan mata uang EUR/USD. Di sini, EUR adalah base currency dan USD adalah quote currency. Jika Anda melihat misalnya harga EUR/USD adalah 1.1616 ketika Anda membeli, maka disini artinya 1 Euro bernilai 1.1616 USD. Jika beberapa jam kemudian harganya berubah menjadi 1.1620, maka artinya nilai mata uang Euro menguat, sedangkan Dolar Amerika melemah. Begitu pula sebaliknya.


Nah, sekarang Anda telah mengerti lebih dalam mengenai pasangan mata uang, oleh karena itu mari kita kembali kepada pip. Pada dasarnya, 1 pip adalah bilangan desimal ke-empat dalam setiap pasangan mata uang. Pengecualian dari hal ini adalah bagi pasangan mata uang JPY (Japanese Yen), dimana 1 pip merupakan bilangan desimal ke-dua. Jadi sejauh ini dapat kita simpulkan bahwa nilai satu pip berbeda-beda tergantung pasangan mata uang apa yang dipergunakan.


Simak contoh di bawah ini.


Misalnya, harga EUR/USD ketika Anda membeli adalah 1.1616. Beberapa jam kemudian, Anda melihat bahwa harganya telah berubah menjadi 1.1619. Dalam hal ini, berarti kenaikan nilai yang terjadi adalah 3 pips. Jika Anda menunggu selama beberapa jam lagi, dan ternyata harganya berubah menjadi 1.1639, maka kenaikan nilai yang terjadi adalah 30 pips. Jika Anda memutuskan untuk menjual pada 1.1639, maka total kenaikan nilai yang terjadi adalah 33 pips.


Setelah Anda mengetahui dan mengerti apa itu pips dan bagaimana cara menghitungnya, mari kita diskusikan mengenai cara menggunakan pips. Pada dasarnya, pips digunakan dalam rumus perhitungan untuk mencari tahu berapa jumlah keuntungan atau kerugian yang didapatkan dalam Forex Trading. Untuk menghitung keuntungan atau kerugian, selain mengenai pips, Anda juga harus mengenal dan mengerti mengenai Lot dalam Forex Trading.


1 Lot berapa Pips?

Sebagaimana kita mendiskusikan mengenai apa itu pips, mari kita mulai dengan mendiskusikan mengenai apa itu lot dalam Forex Trading. Lot merupakan unit atau satuan yang digunakan untuk mengukur jumlah transaksi. Jadi pada dasarnya, Forex diperdagangkan dalam jumlah tertentu yang disebut lot.


Jumlah unit yang Anda gunakan tentunya berpengaruh kepada hasil akhir keuntungan atau kerugian, sehingga penting bagi Anda untuk memahami apa itu lot dan bagaimana cara menghitungnya.


Pada dasarnya, ada empat ukuran Lot yang berbeda–atau dengan kata lain, jumlah unit yang Anda gunakan. Ukuran Lot yang ada di dalam Forex adalah standar, mini, micro dan nano. Ukuran Lot yang berbeda ini juga kerap disebut sebagai jenis ukuran kontrak yang berbeda.

  • Lot standar: 100,000 unit mata uang

  • Lot mini: 10,000 unit mata uang

  • Lot micro: 1,000 unit mata uang

  • Lot nano: 100 unit mata uang


Secara umum, Lot nano jarang digunakan. Hal ini karena pip merupakan persentase kecil dari sebuah unit mata uang. Oleh karena itu, untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan, Anda harus menggunakan unit mata uang dalam jumlah yang besar. Semakin besar jumlah unit yang dipergunakan, semakin besar juga hasil akhir yang Anda dapatkan.


Jadi ketika Anda berpartisipasi dalam Forex trading, Anda tidak dapat menggunakan jumlah unit mata uang diluar ukuran yang telah disediakan; ukuran Lot atau ukuran kontrak yang dapat digunakan dalam Forex sudah ditentukan seperti yang tertuang di atas.


Sekarang Anda telah mengerti jenis-jenis ukuran lot atau kontrak yang terdapat di dalam Forex trading. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana hubungan antara lot dan pip, dan bagaimana yang satu mempengaruhi yang lain? Yuk, kita bahas cara menghitung pips.



Cara Menghitung Pips


Apakah harga satuan pip sama, atau berbeda dalam setiap jenis kontrak atau ukuran Lot? Ya, harga satuan pip berbeda dalam ukuran Lot yang berbeda. Ini karena rumus untuk menentukan harga satuan per pip adalah ukuran lot/unit x 1 pip. Jadi, ukuran Lot yang berbeda pun akan menghasilkan nilai pips yang berbeda.


Sebagai contoh, simak tabel berikut ini.


EUR/USD

Lot

Units

Value per pip

Standard

100,000

$10

Mini

10,000

$1

Micro

1,000

$0.1

Nano

100

$0.01


Dalam EUR/USD, 1 pip merupakan 0.0001. Jadi, untuk menghitung harga per pip dalam ukuran lot yang berbeda, sesuai rumus di atas, Anda hanya perlu mengalikan ukuran lot/jumlah unit dalam lot dengan 1 pip. Sebagai contoh, untuk lot standard yang terdiri dari 100,000 unit:


Harga per pip = 100,000 x 0.0001

Harga per pip = 10 USD


Rumus dan perhitungan yang sama dapat Anda gunakan untuk mendapatkan harga per pip dalam ukuran lot lainnya.


Nilai atau harga satuan pip ini akan Anda gunakan ketika Anda menghitung keuntungan atau kerugian yang Anda dapatkan dari aktivitas trading Anda.


Mari kita lihat contoh-contoh lainnya dibawah ini.


Pasangan Mata Uang

Ukuran Lot/Jumlah Unit

Pip

Harga per pip

Dalam USD

GBP/USD

10,000 (mini)

0.0001

1 USD

1 USD

USD/JPY

100,000 (standar)

0.01

1,000 JPY

0.0088 USD

USD/CAD

100,000 (standar)

0.0001

10 CAD

7.95 USD

AUD/USD

10,000 (mini)

0.0001

1 USD

1 USD

USD/CHF

1,000 (micro)

0.0001

0.1 CHF

0.11 USD


Mari kita bahas salah satu dari contoh di atas, yaitu GBP/USD. Dalam pasangan mata uang GBP/USD, misalnya Anda memiliki lot mini (10,000 unit). Dalam pasangan mata uang ini, 1 pip merupakan bilangan desimal ke empat setelah koma, oleh karena itu 1 pip adalah 0,0001. Untuk menemukan harga per pip, kita dapat menggunakan rumus di atas.


Harga per pip = 10,000 (ukuran lot/jumlah unit) x 0.0001 (pip)

Harga per pip = 1 USD


Begitulah cara menghitung pips. Anda dapat menggunakan rumus ini untuk menghitung harga per pip dalam pasangan mata uang yang anda tradingkan.

Menghitung Keuntungan di Trading Forex


Setelah Anda mengerti mengenai apa itu pips dan lot, serta jumlah unit dan harga per pip setiap ukuran lot yang berbeda, mari kita diskusikan cara menghitung profit atau keuntungan yang Anda dapatkan dalam trading Forex. Cara menghitung keuntungan atau kerugian yang Anda dapatkan cukup simpel, namun sedikit berbeda tergantung pada pasangan mata uang yang ditradingkan. Oleh karena itu, mari kita bahas sedikit mengenai jenis pasangan mata uang yang ada di dalam Forex.


Dalam Forex, Anda telah mengetahui bahwa yang dipertukarkan atau di tradingkan merupakan pasangan mata uang atau currency pairs. Di dalam dunia Forex trading, tentunya ada banyak pasangan mata uang yang dapat ditradingkan. Pertama-tama, ada pasangan-pasangan mata uang yang disebut dengan major pairs (major currency pairs). Major pairs adalah pasangan-pasangan mata uang yang paling kerap digunakan dalam trading forex. Sejauh ini, pasangan mata uang EUR & USD merupakan salah satu pasangan mata uang yang paling sering ditradingkan atau diminati para trader, oleh karena itu mereka termasuk ke dalam major pairs. Pada dasarnya, di dalam major pairs USD atau Dolar Amerika selalu ada; baik sebagai base currency atau sebagai quote currency.


Selain major pairs, pasangan-pasangan mata uang yang  tidak memiliki USD atau dolar Amerika di dalamnya disebut dengan cross pairs. Ada pula yang disebut dengan exotic pairs, yang merupakan sebutan dari pasangan-pasangan mata uang yang memiliki mata uang dari negara-negara berkembang di Asia, Timur Tengah dan Afrika, namun exotic pairs pada dasarnya tidak digunakan sesering major pairs dan cross pairs.


Penting bagi Anda untuk mengerti perbedaan pasangan mata uang, karena ada perbedaan dalam perhitungan keuntungan atau kerugian dari trading.


Cara menghitung keuntungan dan kerugian dalam major pairs

Seperti yang telah Anda ketahui, dalam major pairs USD selalu ada baik sebagai base ataupun quote currency. Oleh karena itu, major pairs dapat dibagi menjadi direct pairs (pasangan mata uang dimana USD adalah quote currency), indirect pairs (pasangan mata uang dimana USD adalah base currency).


Direct pairs

Beberapa contoh direct pairs adalah EUR/USD, GBP/USD dan AUD/USD.


Dalam perhitungan keuntungan atau kerugian, hal pertama yang harus Anda hitung adalah harga per pip dalam pasangan mata uang tersebut. Dalam direct pairs, berikut adalah rumus perhitungan harga pip:


Price per Pip = lot size x tick size


Keterangan:


Lot size: ukuran lot yang Anda gunakan, berapa unit pasangan mata uang yang ditradingkan.

Tick size: posisi pip dalam desimal, yaitu 0,0001 (pengecualian untuk pasangan mata uang dengan JPY di dalamnya: 0,01)


Setelah Anda mengetahui harga per pip, Anda dapat menghitung keuntungan atau kerugian yang didapat menggunakan rumus dibawah ini.


Total profit or loss = perubahan dalam pip x price per pip


Keterangan:


Perubahan dalam pip: selisih atau perubahan yang ada di antara harga pasangan mata uang ketika Anda membeli dan ketika Anda ingin menjualnya.

Price per pip: harga atau nilai satuan pip yang didapatkan dari rumus sebelumnya.


Indirect pairs

Beberapa contoh indirect pairs adalah USD/CAD, USD/JPY dan USD/CH.


Sama dengan direct pairs, mari mulai dengan mencari harga per pip atau price per pip. Berikut rumus yang dapat Anda gunakan.


Price per Pip = (lot size x tick size)/current exchange rate


Keterangan:


Lot size: ukuran lot yang Anda gunakan, berapa unit pasangan mata uang yang ditradingkan.

Tick size: posisi pip dalam desimal, yaitu 0,0001 (pengecualian untuk pasangan mata uang dengan JPY di dalamnya: 0,01)

Current exchange rate: harga pertukaran saat ini


Kemudian untuk menghitung total keuntungan atau kerugian, rumus yang dapat Anda gunakan sama seperti direct pairs.


Total profit or loss = perubahan dalam pip x price per pip


Cara menghitung keuntungan dan kerugian dalam cross pairs

Mari kita masuk kedalam cross pairs. Rumus yang digunakan dalam cross pairs berbeda dengan yang digunakan dalam major pairs.


Pip = lot size x tick size (base quote : current rate)


Keterangan:


Base quote: harga tukar salah satu major pairs sebagai perbandingan.


Begitulah dasar-dasar mengenai Forex trading dimulai dari apa itu pips dan lot, hubungan antara pips dan lot, cara menghitung pip serta cara menghitung keuntungan atau kerugian. Selamat trading!