Contoh Soal Kurs Valuta Asing: Rumus dan Faktor Kurs Valuta Asing

Apa yang menjadikan kurs valas selalu berbeda setiap harinya? Dan bagaimana cara menghitung transaksi valuta asing? Simak lebih lanjut untuk mengetahuinya.

Untuk mewujudkan penilaian yang benar dari situasi di pasar Forex, penting untuk memahami apa yang dapat mempengaruhi nilai tukarnya. Bagi pasar valuta asing internasional, mata uang adalah komoditas. Hukum penawaran dan permintaan juga beroperasi di sini dengan cara yang sama seperti di pasar lainnya. Perbedaan utamanya adalah bahwa tidak ada alat pembayaran tunggal di pasar valuta asing, tetapi nilai tukar mata uang terbentuk relatif satu sama lain.

Proses pasar dapat bergantung pada banyak komponen. Apalagi pengaruh masing-masing faktor tersebut memiliki arti yang berbeda-beda. Nilai mata uang negara mana pun tergantung pada keadaan ekonomi, sistem keuangan, dan bahkan struktur politik. Perbedaan dalam perkembangan proses di bidang ini membentuk nilai tukar. Dalam artikel ini Anda akan mengetahui faktor apa saja yang memiliki dampak pada kurs valas beserta contoh soal kurs valuta asing.

1.Faktor Kurs Valuta Asing

  • Perbedaan tingkat inflasi

Tingkat inflasi mengacu pada tingkat dimana uang terdepresiasi selama periode waktu tertentu. Mata uang negara-negara dengan inflasi rendah biasanya dinilai lebih tinggi dan nilai tukarnya lebih stabil. Misalnya, di Amerika Serikat, tingkat inflasi tidak melebihi 2% per tahun, dan dolar AS telah menjadi mata uang utama dalam penyelesaian internasional. Tidak ada inflasi di Jepang, dan bahkan proses sebaliknya diamati yaitu deflasi.

Oleh karena itu, Yen Jepang sering dibeli sebagai mata uang "safe haven" yang dapat diandalkan yang dapat melindungi uang dari terjadinya depresiasi. Sebaliknya, mata uang negara-negara dengan inflasi tinggi sering mengalami devaluasi dan nilai tukarnya tidak stabil. Tingkat inflasi di berbagai negara dapat sangat bervariasi, tetapi ini hanya salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tukar.

  • Perbedaan suku bunga

Tingkat suku bunga dalam sistem perbankan negara secara signifikan mempengaruhi keadaan seluruh ekonomi dan sektor keuangan. Inflasi dan nilai tukar secara langsung tergantung pada tingkat suku bunga. Dengan memanipulasi tingkat bunga, negara melalui bank sentral mempengaruhi nilai tukar mata uang nasional dan tingkat inflasi. Kenaikan suku bunga menarik modal asing, yang menyebabkan kenaikan nilai tukar.

Misalnya, kenaikan suku bunga Federal Reserve AS meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah. investor Jepang membeli lebih banyak obligasi, yang membutuhkan dolar AS, permintaannya meningkat, dan nilai tukar dolar terhadap Yen meningkat. Mengurangi tingkat bunga merevitalisasi ekonomi, meningkatkan inflasi dan mendepresiasi mata uang. Jadi, setelah krisis 2008, Bank Sentral Eropa mengurangi tingkat diskonto menjadi nol, dan Euro terhadap dolar turun dari 1,5 menjadi 1,04.

  • Defisit perdagangan

Setiap negara membeli sejumlah barang di luar negeri. Demikian juga barang-barang nasional dijual ke negara lain. Selain itu, ada pergerakan dana berupa pembayaran jasa, pendapatan dari pariwisata dan sejenisnya. Jika suatu negara, secara umum, membelanjakan lebih banyak devisa daripada yang diterimanya, terjadi defisit perdagangan dan analisis fundamental terlibat.

Permintaan valuta asing meningkat dan nilai tukar terapresiasi. Untuk mengisi defisit, perlu meminjam modal dari sumber asing, yang mengacaukan mata uang nasional dan menurunkan nilai tukarnya. Surplus atau neraca perdagangan luar negeri menjamin stabilitas nilai tukar.

  • Utang negara

Uang yang dimaksudkan untuk fungsi negara dikumpulkan dalam anggaran negara. Sebagian besar negara bagian tidak memiliki cukup dana untuk membiayai semua item pengeluaran, atau aliran uang tidak merata. Untuk menutup defisit dan membayar semua tagihan tepat waktu, negara meminjam uang di pasar keuangan domestik dan luar negeri. Ini biasanya berbentuk penerbitan obligasi pendapatan tetap. Obligasi ini kemudian diperdagangkan di pasar bebas, di mana mereka dapat diperdagangkan di atas atau di bawah par.

Nilai obligasi dapat mempengaruhi nilai tukar dengan mencerminkan permintaan obligasi di negara tertentu. Meski demikian, utang publik tidak selalu jelas pengaruhnya terhadap ekonomi dan nilai tukar. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah menarik modal asing dan dapat membantu menghidupkan kembali perekonomian. Skenario terburuk adalah ketika pemerintah mencoba mengurangi defisit anggaran dengan menerbitkan uang kertas.

  • Perbedaan biaya impor dan ekspor

Perubahan harga untuk bahan baku, energi, produk makanan juga dapat mempengaruhi nilai tukar. Jika suatu negara mengekspor minyak dan membeli makanan, maka ketika harga minyak turun, neraca pembayarannya akan memburuk dan mata uangnya akan jatuh harganya. Jika makanan juga menjadi lebih murah, keseimbangan tidak akan berubah. Jika harga ekspor tumbuh lebih cepat daripada impor, keseimbangan akan membaik dan nilai tukar akan naik. Bahkan ada konsep "mata uang komoditas".

  • Dampak stabilitas politik dan efisiensi ekonomi

Stabilitas politik negara menarik investor asing dan meningkatkan kepercayaan terhadap mata uang negara. Pergolakan politik, perang saudara, kerusuhan sipil berdampak negatif pada nilai tukar mata uang nasional, pasar Forex dan lainnya. Stabilitas politik erat kaitannya dengan efisiensi ekonomi negara juga pergerakan harga mata uang. Inilah mengapa kurs valas selalu berbeda. Meski demikian, Anda hanya perlu mengetahui bagaimana rumusnya jika berhadapan dengan contoh soal kurs valuta asing.

2.Rumus Kurs Valuta Asing

Lalu, bagaimana cara menghitung nilai tukar mata uang asing?. Kurs atau nilai tukar adalah berapa biaya untuk mengkonversi satu jenis mata uang dengan mata uang lainnya. Hanya terdapat satu nilai tukar, misalnya 1 USD = 13.768 IDR yang sering digunakan dalam contoh soal kurs valuta asing. Kurs atau nilai tukar ini sering kali diumumkan di berbagai media, Anda juga bisa menemukannya di internet. Meski demikian, terdapat tiga jenis kurs atau mata uang yang berlaku yaitu kurs beli, kurs jual dan kurs tengah. Apa itu?

Kurs sangat erat dengan pertukaran uang asing yang dilakukan di bank atau tempat penukaran uang lainnya. Agar Anda lebih mudah memahaminya, bisa dibilang kurs jual dan beli merupakan nilai mata uang dari perspektif bank atau money changer. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai tiga macam kurs yaitu kurs jual, beli, dan tengah.

1.Kurs jual

Ini adalah kurs yang dipakai jika bank atau tempat penukaran uang ingin menjual uang asing kepada Anda. Atau dengan kata lain, kurs jual diterapkan jika Anda ingin menukarkan uang rupiah ke uang asing.

2.Kurs beli

Ini adalah kurs yang dipakai jika bank atau tempat penukaran uang ingin membeli uang asing dari Anda. Atau dengan kata lain, kurs beli diterapkan jika Anda ingin menukarkan uang asing ke uang rupiah.

3.Kurs tengah

Sedangkan kurs tengah adalah nilai tukar mata uang di antara kurs jual dan beli. Kurs jenis ini biasanya digunakan saat pencatatan nilai konversi mata uang asing di dalam laporan keuangan perusahaan. Untuk mengetahui nilai kurs tengah, caranya adalah menjumlahkan kurs beli dan jual, kemudian dibagi dua.

Biasanya, pedagang valas mendapatkan keuntungan dari selisih yang didapatkan dari penukaran uang asing. Jika Anda melihat daftar kurs valas yang ada di internet, koran, atau TV dan tidak disertakan detail mengenai jenis kurs, maka dapat dipastikan itu adalah nilai dari kurs tengah. Anda akan lebih memahaminya rumus dan contoh soal kurs valuta asing di bawah ini.

  • Jika Anda ingin menukar uang rupiah ke asing (menjual valas): Jumlah uang / Kurs beli

  • Jika Anda ingin menukar uang asing ke rupiah (membeli valas): Jumlah uang x Kurs Jual

  • Jika tidak ada proses transaksi (tidak ada jual beli): Jumlah uang / Kurs Tengah

3.Contoh Soal Kurs Valuta Asing

1.Lisa sedang membuat laporan keuangan perusahaannya. Profit perusahaan senilai 50.000 USD dengan kurs jual:14.372,51, kurs beli: 14.229,50. Berapa besaran pendapatan dalam IDR?

Kurs tengah = (14.372,51 + 14.229,50) / 2 = 14.301,00

Pendapatan = 50.000 x 14.301,00 = 715.050.250 IDR

2.Budi ingin berkunjung ke Jepang dengan membawa uang saku 37.546.000 IDR. Berapa valas yang didapat Budi jika kurs jual: 126,22, kurs beli: 124,95?

Uang Budi = 37.546.000 / 124,95 = 300.488,19 JPY

3.Budi ingin membeli saham suatu perusahaan, per lembarnya berharga 2,3 EUR. Berapa nilainya dalam rupiah jika kurs jual: 16.653,43, kurs beli:16.486,30?

Kurs tengah = (16.653,43 + 16.486,30) / 2 = 16.569,86

Nilai IDR = 2,3 x 16.569,86 = 38.110,6 IDR

4.Pulang dari Thailand, Budi memiliki sisa uang 4.578 THB. Apabila dirupiahkan, berapa nilainya jika kurs jual: 431,61, kurs beli: 427,18?

Uang Budi = 4.578 x 427,18 = 1.955.630 IDR

5.Saat ingin ke Indonesia, Eder memiliki uang sebanyak 4.897 NZD dan ingin menukarnya ke IDR. Berapa jumlah yang akan didapatnya jika kurs jual: 10.253,35, kurs beli: 10.149,90?

Uang Eder = 4.897 x 10.253,35 = 50.210.655 IDR

6.Eder kemudian pergi ke Singapore dan ingin menukar sisa uangnya sebesar 40.000.000 IDR menjadi SGD. Berapa SGD yang ia peroleh jika kurs jual: 10.651,04, kurs beli: 10.542,71?

Uang Eder = 40.000.000 / 10.542,71 = 3.794 SGD

7.Budi ingin pergi ke Australia dengan berbekal uang 240.000.000 IDR. Ia ingin menukarnya menjadi UAD, berapa nominal yang didapatnya jika kurs jual: 10.696,02, kurs beli:10.582,48?

Uang Budi = 240.000.000 / 10.582,48 = 22.678,9 AUD

8.Setelah pulang dari Australia, Budi ingin menyimpan sisa uangnya sebesar 10.000 AUD ke bank. Berapa nominal saldo yang akan dimiliki Budi?

Saldo Budi = 10.000 x 10.696,02 = 106.960.200 IDR

9.Eder ingin membuat laporan keuangan perusahaan dengan profit perusahaan 70.890 EUR, namun ia harus mengkonversikannya dalam bentuk rupiah. Berapa nominal pendapatan perusahaan jika kurs jual 16.653,43, kurs beli: 16.486,30?

Kurs tengah = (16.653,43 + 16.486,30) / 2 = 16.569,86

Pendapatan = 70.890 x 16.569,86 = 1.174.637.375.4 IDR

10.Jika pendapatan perusahaan Eder dikonversikan ke USD, berapa nominalnya jika kurs jual:14.372,51, kurs beli: 14.229,50?

Pendapatan = 1.174.637.375.4 / 14.229,50 = 82.549.44 USD