Rekomendasi 10 Cryptocurrency yang Akan Booming 2021

Popularitas cryptocurrency semakin menanjak sejak beberapa tahun lalu. Meskipun volatilitas menjadikannya sangat berisiko, tetapi perdagangan kripto menjadi metode terpopuler untuk berinvestasi karena potensi pertumbuhan pasarnya sangat besar.

Saat ini setidaknya ada lebih dari lima ribu mata uang kripto yang beredar di pasaran. Berikut ini beberapa cryptocurrency paling menguntungkan yang bisa Anda pertimbangkan untuk memulai investasi.

10 Cryptocurrency yang Akan Booming 2021

1. Bitcoin (BTC)

BTC dirilis pada tahun 2009 dan merupakan aset digital terdesentralisasi pertama di dunia. Harga Bitcoin meroket dari waktu ke waktu. Misalnya, pada 2017 harganya $500. Tetapi, pada pertengahan Oktober 2021, harganya meroket hingga menjadi $57.696.

Bitcoin menjadi yang paling berharga dan paling mapan dengan kapitalisasi pasar sebesar 1,08 triliun dolar AS. Meski merupakan cryptocurrency tertua, tetapi Bitcoin tetap mendominasi pasar (45,53% dari seluruh kapitalisasi pasar aset kripto).

2. Ethereum (ETH)

Ethereum menjadi favorit para pengembang program karena potensi pengaplikasiannya, yaitu kontrak pintar (yang berjalan secara otomatis jika syarat-syaratnya terpenuhi) dan Non-Fungible Token (token digital yang tidak bisa dipertukarkan dan ditautkan pada sistem besar blockchain).

ETH mengalami perkembangan luar biasa karena hanya dalam kurun waktu lima tahun, harganya yang semula sekitar $11 menjadi $3.623 pada pertengahan Oktober 2021. Cryptocurrency ini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari 429 miliar dolar AS.

3. Binance Coin (BNB)

Saat diluncurkan pada 2017, BNB berkembang hanya dengan cara digunakan untuk membayar biaya dan berdagang di Binance, bursa kripto terbesar di dunia. Namun saat ini, Anda bisa memproses pembayaran, melakukan trading, pertukaran dengan cryptocurrency lain, bahkan memesan pengaturan perjalanan dengan koin ini.

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari 80 miliar dolar AS, harga BNB pada pertengahan Oktober 2021 menjadi sekitar $478 (dari harga tahun 2017 yang hanya sebesar $0,10). Binance Coin menjadi salah satu mata uang kripto yang mengalami pasar tertinggi pada 2021.

4. Cardano (ADA)

Cardano menerapkan validasi bukti kepemilikan yang mampu mempersingkat waktu transaksi sekaligus menghemat penggunaan energi karena meniadakan aspek kompetitif dari verifikasi transaksi. Diperkirakan “cryptocurrency hijau” ini hanya mengonsumsi 0,01% energi yang digunakan oleh jaringan Bitcoin.

ADA juga beroperasi seperti Ethereum dengan mengaktifkan aplikasi terdesentralisasi dan kontrak pintar. Meski memiliki kapitalisasi pasar 71 miliar dolar AS, pertumbuhan Cardano lebih kecil jika dibandingkan dengan cryptocurrency utama lainnya. Pada 2017, harganya hanya sekitar $0,02, dan menjadi $2,17 pada pertengahan Oktober 2021.

5. Tether (USDT)

Berbeda dengan bentuk cryptocurrency lainnya, Tether merupakan stablecoin. Artinya, koin ini didukung dengan mata uang fiat utama (seperti euro atau dolar AS) sehingga mempertahankan nilai yang sama dengannya.

Karena nilainya lebih stabil, Tether lebih disukai oleh banyak trader yang ingin menghindari volatilitas ekstrem pada koin lain. Dengan kapitalisasi pasar lebih dari 68 miliar dolar AS, Tether mempertahankan harga $1 secara konsisten.

6. Ripple (XRP)

Token XRP dibuat pada 2012 oleh Ripple, sebuah perusahaan pemrosesan pembayaran yang bergerak di bidang teknologi digital. Anda dapat menggunakan aset digital ini di jaringan Ripple untuk memfasilitasi pertukaran mata uang, baik mata uang kripto maupun fiat.

Cryptocurrency ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar 53 miliar dolar AS, menjadi terbesar keenam dari seluruh cryptocurrency yang terdaftar saat ini. Pada awal 2017, XRP berharga $0,006, namun pada pertengahan Oktober 2021 nilainya menjadi $1,12.

7. Solana (SOL)

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari 45 miliar dolar AS, mata uang digital ini dikembangkan untuk mendukung sistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), kontrak pintar, dan aplikasi terdesentralisasi (DApps).

Solana berjalan dengan mekanisme bukti kepemilikan sehingga mampu mempercepat proses transaksi sekaligus mengamankannya. Ketika diluncurkan tahun 2020, SOL berharga $0,77, namun pada pertengahan Oktober 2021, harganya sudah menjadi $151.

8. Polkadot (DOT)

Salah satu cryptocurrency yang akan booming 2021 ini menerapkan teknologi mutakhir yang disebut-sebut sebagai blockchain generasi selanjutnya. Satu jaringan DOT menggunakan beberapa blockchain sekaligus. Polkadot juga menarik perhatian para investor yang ingin mendapatkan keuntungan dari staking.

Kemampuan DOT dalam hal kontrak pintar, skalabilitas, dan keamanan diperkirakan dapat menjadi pesaing dominasi Ethereum. Saat ini DOT memiliki kapitalisasi pasar sekitar 41 miliar dolar AS. Pada September 2020 harganya $2,93 dan pada pertengahan Oktober 2021 telah tumbuh menjadi $41.

9. USD Coin (USDC)

Sama halnya dengan Tether, USDC adalah stablecoin karena didukung dengan dolar AS. Selain itu, USDC juga menggunakan standar ERC-20 Ethereum dan bisa digunakan untuk melakukan transaksi global. Pada intinya, USDC adalah dolar AS dalam bentuk token dan berjalan pada blockchain.

Dengan begitu, mata uang ini mudah ditransfer ke mana pun secara instan, tidak seperti versi fiatnya yang lebih lama perpindahannya dan harus melalui lembaga keuangan dengan segala prosesnya. Saat ini USD Coin memiliki kapitalisasi pasar sebesar 33 miliar dolar AS.

10.  Dogecoin (DOGE)

DOGE cepat tumbuh menjadi pilihan cryptocurrency terkemuka berkat dukungan komunitas yang berkomitmen. Kapitalisasi pasarnya saat ini sekitar 31 miliar dolar AS. Harga koin ini pada 2017 adalah $0,0002 dan telah tumbuh menjadi $0,24 (pertengahan Oktober 2021).

Berbeda dengan kripto lainnya, DOGE tidak memiliki batasan untuk jumlah koin yang dibuat. Di satu sisi, ini menguntungkan karena Anda tak perlu takut kehabisan. Tetapi sebagai penyimpan nilai, koin ini menjadi kurang efektif karena rentan terhadap terjadinya devaluasi jika pasokan meningkat.


Cara Menemukan Exchange Cryptocurrency Terpercaya

Dengan semakin banyaknya orang yang berminat pada cryptocurrency yang akan booming 2021, kebutuhan akan exchange kripto pun meningkat. Anda perlu memilih platform yang dapat dipercaya dan didukung dengan fitur-fitur keamanan agar tidak menemui masalah di kemudian hari.

Berikut ini beberapa karakteristik exchange yang perlu Anda cari:

· Platform trading mudah digunakan dan memiliki fitur-fitur yang berguna

· Memiliki sistem proteksi yang kuat untuk data pribadi dan investasi Anda

· Mengklarifikasi biaya dan komisi apa saja yang dibebankan kepada Anda.

· Memiliki basis modal yang kuat

· Berpengalaman, memiliki lisensi dari lembaga regulasi bereputasi

· Memiliki layanan pelanggan yang kompeten

· Memiliki dukungan teknis yang profesional

· Memiliki trading demo yang memudahkan pemula untuk belajar

10 Exchange Cryptocurrency yang Terpercaya

Cara yang paling fleksibel untuk melakukan perdagangan kripto adalah melalui exchange atau bursa. Yang perlu diperhatikan adalah, exchange yang Anda pilih sebaiknya sudah terdaftar di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Berikut ini beberapa platform jual beli kripto terbaik yang dapat membantu Anda mendapatkan cryptocurrency yang akan booming 2021.

1. Indodax

Bursa aset digital ini beroperasi sejak Februari 2014 dan merupakan yang pertama di Indonesia. PT Indodax Nasional Indonesia sudah terdaftar di Bappebti dengan nomor 002/BAPPEBTI/CP-AK/01/2020 dan anggotanya sudah lebih dari 2,1 juta orang.

Platform ini juga memiliki dua sertifikat ISO, yaitu ISO 9001 tentang Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001 tentang Keamanan Informasi. Cara untuk mendaftar ke Indodax cukup mudah, yaitu dengan mengisi data lengkap dan melakukan proses verifikasi dengan kartu identitas.

Biaya transaksi:

· Biaya 1% untuk deposit tunai (selain tunai gratis)

· Biaya 0,3% untuk transaksi taker (dalam rupiah)

· Biaya 0,5% saat menarik dana (besaran minimal Rp100.000,00)

Fitur unggulan:

· Banyak pilihan cryptocurrency

· Berbagai metode penyetoran (deposit minimal Rp500.000,00)

· Analisis chart untuk perhitungan harga teknikal

· Fitur Cut Loss dan Stop Loss untuk mengelola risiko kerugian

2. Tokocrypto

Platform milik PT Crypto Indonesia Berkat ini diluncurkan pada Juni 2017. Tiga tahun kemudian, pada Mei 2020, Tokocrypto menerima dana investasi dari Binance, bursa kripto terbesar di seluruh dunia saat ini. Tokocrypto juga menjadi perusahaan exchange kripto pertama yang terdaftar resmi di Bappebti dengan nomor 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019.

Sejak 2020, Tokocrypto 2.0 diluncurkan dengan lebih banyak fitur dan token baru, juga keamanan dan likuiditas yang lebih baik. Anda dapat mengakses platform ini melalui aplikasi ponsel atau website. Untuk proses pendaftaran, Anda cukup memasukkan data dan melakukan verifikasi KYC dengan kartu identitas.

Biaya transaksi:

· Biaya jual beli kripto 0.01%

· Biaya penarikan dana Rp5.500,00 (minimal Rp500.000,00)

Fitur unggulan:

· Tersedia 34 pilihan cryptocurrency

· Sistem keamanan dengan Autentikasi Multi-Faktor (2FA) melalui SMS, email, dan kode Google Authenticator

· Deposit minimal Rp50.000,00 tanpa biaya tambahan

· Analisis chart

· Fitur Short Selling, Stop Loss, dan One Cancels the Other (OCO)

3. Rekeningku

Diluncurkan pada tahun 2017, platform milik PT Rekeningku Dotcom Indonesia ini menawarkan proses penarikan dana yang cepat. Saat ini, website atau aplikasi Rekeningku diakses oleh setidaknya 500.000 pelanggan, dengan jumlah total transaksi lebih dari sepuluh juta.

Yang juga menjadi daya tarik Rekeningku adalah teknologi Cold Storage yang mampu menjaga keamanan dana di setiap e-wallet. Platform ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Bappebti dengan nomor 006/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020, sehingga keselarasan dengan aturan pemerintah selalu menjadi prioritas.

Biaya transaksi:

· Biaya 0,1% untuk jual beli kripto

· Biaya 0,75% dari dana yang ditarik atau minimal Rp15.000,00

· Biaya Rp1.000,00 dan 1,65% dari jumlah total deposit melalui e-wallet dan virtual account

Fitur unggulan:

· Tersedia 44 pilihan cryptocurrency

· Deposit minimal hanya Rp50.000,00

· Fitur analisis chart

· Fitur Short Selling dan Stop Loss

4. Pintu

Meski masih terhitung baru, aplikasi milik PT Pintu Kemana Saja ini cukup berhasil mendapatkan kepercayaan para peminat cryptocurrency. Platform dengan basis aplikasi ponsel semakin mempermudah Anda dalam melakukan trading mata uang kripto.

Aplikasi yang diluncurkan April 2020 ini sudah mengantongi izin dari Bappebti (003/BAPPEBTI/CP-AK/02/2020) dan diawasi oleh Kominfo. Yang paling menarik adalah Pintu tidak menarik komisi untuk jual beli sehingga keuntungan Anda lebih maksimal. Anda hanya perlu membayar sesuai harga final yang tertera.

Biaya transaksi:

· Biaya Rp4.500,00 setiap menarik dana

Fitur unggulan:

· Tersedia 10 pilihan cryptocurrency

· Deposit minimal Rp50.000,00 tanpa biaya tambahan

· Transaksi jual beli tanpa biaya

· Fitur keamanan MPC (Multi-Party Computation), face ID, pemindai sidik jari, juga autentikasi 2 tingkat menggunakan Google Authenticator

· Perangkat trading yang komprehensif tetapi tampilan UI/UX cukup simpel

· Konten edukatif tentang kripto

5. Luno

Exchange ini berasal dari Inggris, dan saat ini ada sekitar enam juta pengguna Luno di seluruh dunia. Volume transaksinya diperkirakan mencapai 17 miliar dolar AS di empat puluh negara. Platform ini masuk ke Indonesia tahun 2014 dengan nama PT Luno Indonesia Ltd. dan sudah terdaftar di Bappebti (nomor 007/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020).

Beberapa cryptocurrency yang akan booming 2021 juga ditawarkan oleh Luno. Untuk mendaftar, Anda hanya perlu mengisi data pribadi dan sumber dana, kemudian mengonfirmasi nomor ponsel. Pihak Luno kemudian akan meminta Anda mengambil foto selfie disertai kartu identitas yang berlaku.

Biaya transaksi:

· Biaya Rp15.000,00 setiap menarik dana

· Biaya 0,08 - 0,2% untuk transaksi taker

Fitur unggulan:

· Deposit minimal hanya Rp50.000,00

· Fitur keamanan deep-freeze dengan multi-signature dan beberapa lapis enkripsi

· Fitur analisis chart dan Stop Loss

· Layanan transfer cryptocurrency antarpengguna tanpa biaya tambahan

· Program cashback di Savings Luno dalam bentuk mata uang kripto yang Anda simpan (4% dari Ethereum dan 7,6% dari USDC)

6. Bitocto

Platform milik PT Triniti Investama Berkat ini sudah mengantongi izin Bappebti (010/BAPPEBTI/CP-AK/05/2020). Selain itu, Bitocto juga terdaftar di Kominfo dan menjadi anggota ABI (Asosiasi Blockchain Indonesia). Platform aset digital ini dapat Anda akses dengan aplikasi ponsel maupun website.

Sebagai platform pertukaran mata uang kripto, Bitocto memiliki tujuan untuk menghubungkan dan memberi kemudahan bagi pengguna dalam hal jual beli aset digital secara aman. Platformnya juga dilengkapi dengan pembelajaran dan berita terbaru tentang kripto agar Anda dapat membekali diri sebelum berinvestasi.

Biaya transaksi:

· Biaya Rp3.000,00 untuk deposit rupiah instan

· Biaya jual beli 0,14 - 0,20%

· Biaya penarikan dana Rp25.000,00 - Rp50.000,00

Fitur unggulan:

· Tersedia 150 pilihan cryptocurrency

· Platform yang simpel dan interaktif

· Setoran awal hanya Rp50.000,00

· Sistem pemantauan keamanan dilengkapi enkripsi dan perlindungan terhadap DDoS

· Mesin trading yang ditingkatkan

· Layanan pelanggan yang andal

· Proses penarikan dan penyetoran dana yang cepat

7. Zipmex

Zipmex dibuat oleh PT Zipmex Exchange Indonesia dengan menggabungkan kemampuan para pengusaha, insinyur, ekonom, dan desainer untuk menciptakan platform yang dapat diandalkan. Pendiri Zipmex meyakini bahwa produk investasi seharusnya dapat diakses oleh siapa pun dengan mudah, dan aset cryptocurrency dapat menjadi alternatif investasi.

Zipmex sudah terdaftar di Bappebti dengan nomor 004/BAPPEBTI/CP-AK/02/2020. Platform ini juga mengedukasi para penggunanya dengan artikel tentang kripto, panduan dari ahli, informasi tentang token yang diperdagangkan, juga glosarium tentang dunia keuangan dan kripto.

Biaya transaksi:

· Deposit melalui transfer bank tanpa biaya, atau e-wallet dengan biaya 1,5% dari jumlah setoran

· Biaya penarikan dana Rp5.000,00 (saldo minimal harus Rp100.000,00)

Fitur unggulan:

· Tersedia 100 pilihan cryptocurrency

· Dilindungi dengan asuransi BitGo dari Inggris

· Biaya trading rendah

· Beberapa program yang memberikan suku bunga lebih tinggi, cashback, pemberian token baru, dan sebagainya

8. Upbit

Platform ini dimiliki oleh PT Upbit Exchange Indonesia dan merupakan perluasan bisnis dari bursa perdagangan kripto asal Korea Selatan. Anda dapat mengakses Upbit melalui aplikasi ponsel maupun website karena platform ini sudah mendapatkan izin Bappebti dengan nomor 002/BAPPEBTI/CP-AK/12/2019.

Anda juga tidak perlu khawatir tentang keamanan Upbit karena beberapa waktu lalu, berdasarkan Crypto Exchange Rank (perusahaan analisis aset kripto dunia), Upbit mendapat peringkat pertama di Korea dan peringkat keempat dunia untuk segi keamanan. Upbit juga sering menempati 10 peringkat teratas untuk bursa kripto dengan volume perdagangan terbesar.

Biaya transaksi:

· Tanpa biaya deposit

· Biaya 0,25% untuk transaksi taker

· Biaya penarikan dana Rp25.000,00

Fitur unggulan:

· Platform yang cepat dan stabil, ramah pengguna

· Mendukung lebih dari 150 aset kripto

· Pantauan keamanan real time terhadap peretasan dengan sertifikat ISO 27001, ISO 27017, ISO 27018

· Analisis tentang tren aset digital dan data pasar

· Program referral (diskon 50% biaya transaksi untuk setiap kode referral yang digunakan)

9. Koinku

Platform milik PT Cipta Koin Digital ini membantu Anda mendapatkan cryptocurrency yang akan booming 2021 dengan tiga tahap. Pertama, Anda perlu mendaftar di website dan melengkapi profil Anda. Kedua, isi saldo Anda dengan berbagai metode pembayaran. Ketiga, Anda dapat mulai membeli koin digital dan menyimpannya di dompet Anda dengan aman.

Platform ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Bappebti dengan nomor 009/BAPPEBTI/CP-AK/05/2020. Anda dapat mengakses fitur-fitur Koinku seperti deposit dan penarikan dalam rupiah, jual beli aset digital, juga menerima atau mengirim aset digital maupun rupiah.

Biaya transaksi:

· Biaya 0,3% untuk transaksi taker

· Biaya penarikan dana 1% (minimal biaya Rp20.000,00)

Fitur unggulan:

· Platform perdagangan yang aman dan praktis

· Layanan pelanggan 24 jam sehari, 7 hari seminggu

· Biaya komisi rendah

10. Triv

Platform milik PT Tiga Inti Utama ini diluncurkan pada 2015 dan sudah mendapatkan izin dari Bappebti dan Kominfo, juga memiliki sertifikat keamanan internasional ISO 27001. Aplikasi Triv menjamin transaksi yang tepat dan cepat dalam satu genggaman, sehingga Anda dapat melakukan staking, jual, dan beli aset kripto dengan lancar.

Aplikasi Triv mudah dipahami dan nyaman digunakan. Anda juga dapat memantau dan membangun portofolio uang kripto Anda dengan pengalaman terbaik. Tersedia pula fitur staking kripto untuk Anda yang ingin mendapatkan bunga (tanpa biaya apa pun) dari koin yang Anda simpan. Bunga staking ini bisa Anda ambil per hari atau per minggu.

Biaya transaksi:

· Biaya penjualan koin: 0,4% (minimal Rp5.000,00)

· Biaya pembelian koin; 0,2%

· Biaya tarik tunai: 0,4% (minimal Rp15.000,00)

Fitur unggulan:

· Lebih dari 60 pilihan cryptocurrency

· Penyesuaian harga real time sehingga Triv mampu menawarkan spread selisih harga sangat rendah

· Aset digital dilindungi asuransi Bitgo dan Lloyd dari Inggris

· Mendukung 61 e-wallet dan bank di seluruh Indonesia

· Deposit dan penarikan dalam rupiah diproses secara instan, 24 jam sehari

· Fitur staking kripto untuk Anda yang menginginkan passive income

Nah, itulah beberapa cryptocurrency yang akan booming 2021, lengkap dengan cara memilih exchange dan beberapa referensi platform yang semuanya sudah terdaftar resmi di Bappebti sebagai lembaga regulator perdagangan cryptocurrency di Indonesia. Jadi, apakah Anda sudah memutuskan pilihan Anda?